Jumat, 13 September 2019

Keresahan “Universal” Kerjaan

Keresahan “Universal” Kerjaan

Sempat terlintas pemikiran liar tentang “ngapain sih harus bekerja yang nggak bikin nyaman diri lo?”   Sedangkan di luar sana banyak cara untuk menghasilkan dan mendapatkan uang dengan bikin “nyaman” diri lo. “Nyaman” dalam artian lo gak harus merasa tertekan dalam melaksanakan aktivitas lo itu. Lo masih merasa tertekan berarti lo gak merdeka dalam pekerjaan lo sendiri. Lo bekerja karena banyak alasan dari keluarga dan embel-embel lainnya
. Iya, emang gak apa punya alasan seperti itu, toh itu adalah proses yang harus di lewati. Nah, proses itu benar atau tidak? Emang bisa di ukur benar atau tidaknya sedangkan hal tersebut masih abu-abu. Inilah saatnya gw bilang lo harus punya tujuan dalam proses tersebut. Punya goal yang harus tercapai. Tidak hanya berproses terus, yah apa salahnya lo harus berani menentukan goal dan tau kapan harus berhenti.
...
Beranilah mengambil keputusan dengan tujuan yang benar
...
Jika memang tujuan sudah terbentuk, lo pasti tau kapan harus mengakhiri dan memulai. Keberanian kadang kita pendam dalam diri demi kepuasan orang yang kita cintai. Masihkah lo meragukan restu dari orang yang kita cintai terutama restu dari beliau yang mengandung kita selama sembilan bulan sepuluh hari? Mulailah berani untuk mendapat restu dari orang yang langsung menghubungkan doa ke pada Nya. Gw tekankan sekali lagi kita harus punya tujuan yang jelas, putuskan kalau itu memang benar tujuan bukan sekedar emosi sesaat. Oh iya, jangan sekali-sekali menentukan tujuan dengan menyandingkan passion. Passion itu gak harus juga disandingkan dengan menghasilkan uang. Bekerja sesuai passion itu omong kosong. Masa iya lo “menjual” passion lo? Kalo emang passion lo di buat pekerjaan, rela gak lo tidak menikmati “materil” yg lo hasilkan dari passion? Tanyakan pada diri sendiri apakah itu memang “passion”? Memang agak idealis pemikiran gw tentang passion tapi menurut gw ini penting. Passion menurut gw adalah hal yang kita cintai namun tidak terkait dengan apa yang harus kita jadikan pekerjaan. Hal atau kegiatan yang kita cintai dimana saat kita lakukan itu membut penghibur dan merefresh diri untuk lebih upgrade menjalani hal yang seharusnya pokok, ya sebut saja kerja.
...
Passion itu penyemangat
...
Teruslah berproses kawan, sebagaimana gw juga masih belajar berproses dengan tujuan yang “benar”. Gw resah dengan semua tetekbengek pekerjaan ini, itu, dan lainnya. Jangan terlalu terpaku dengan keresahan dan segeralah menentukan tujuan yang kongkrit. Bukan menggurui, tapi gw mengingatkan diri sendiri. Kalo emang resahnya gw tidak mewakili keresahan universal ya itulah indahmya perbedaan.

Wasalammualaikum 

0 komentar:

Posting Komentar