Ini adalah cerpen yang menceritakan tentang orang yang menjadi korban PHP. so, Read More
KORBAN PHP ITU
Hmm...
Hey Sheila
jangan bengong cepetan naik “ ucapku basa-basi” . “ naik ini Ndi ?” , “ iya naik ini dong biar lebih
gimana gitu” emang sih kendaraanku cuma vespa. “ ini pakai helmnya” , “iya ayo
berangkat”
Setelah 2 jam
berkeliling rasanya hanya 10 menit kita
bersama . “hey Ndi
thanks ya?”, “buat apa?”, “udah ngajakin aku jalan-jalan, ini malam yang nggak
bakalan aku lupain ndi” Duh. Rasanya
hati ini melayang “iya Sheila
aku juga”, “bye Ndi
sampai ketemu besok di sekolah ya?” Sheila pun masuk kedalam rumahnya.
Pagi ini sangat
semangat untuk berangkat kesekolah. Yang sebelumnya berangkat jam 6.45 sekarang
jam 6 udah berangkat.
Setelah sampai
di sekolah tiba-tiba “brooh...” kaget! Ini Riko teman sekelasku. “Tumben ja
segini udah di sekolah?”, “ada deh”. Nah, itu Sheila
datang Riko aku cuekin. “pagi Shel”, “pagi juga Ndi,
tumben berangkat pagi?”, “Cuma mau ngucapin selamat pagi ke kamu Shel”, “wah kamu romantis banget sih Ndi” sambil cubit pipiku Sheila menuju
ke kelasnya.
Saat pulang sekolah aku
tak sengaja melihat Sheila duduk di taman sendirian sambil menangis, aku segera
mendekat. “Shel kamu kenapa nangis ?” “Aku di jahatin
sama Riko ndi, Katanya aku nggak punya pendirian” Sambil mengusap air matanya, Sheila memeluk
aku “entah kenapa Ndi aku nyaman kalau ada di dekat kamu”
aku mencoba menghibur Sheila hingga akhirnya Sheila aku antar pulang.
Keesokan
harinya aku berangkat lebih pagi dari yang kemaren, Kali ini jam 5.30 sampai
disekolah aku langsung ke kelas Sheila untuk menaruh sepucuk surat undangan di dalam laci tempat duduk Sheila. Sampai
akhirnya pulang sekolah aku segera ketaman belakang sekolah. Menurutku ini hari
yang pas dan akan menjadi hari terindah dalam hidupku karena hari ini tanggal
20-12-2012 aku akan menyatakan perasaanku ke Sheila kalau aku suku sama dia,
“Andi ada apa kok pakai ngasih undangan segala?”, “sejak kapan kamu disini
Shel?”, “Barusan kok Ndi”
Karena terlalu asyik menghayal sampai nggak tahu kalau sheila sudah tiba.
“Gini Shel.. aku langsung aja ya tapi, kamu
jangan kaget ya? Sebenernya.. emmm”, “apa Ndii?”
Sheila menyela “sebenernya aku suka dan
sayang sama kamu Shel”, “APAA??
Aku juga suka sama kamu Ndi” , “Beneran Shel??” tanyaku dengan wajah senang. “Tapi
suka aku ke kamu itu cuma sebatas teman aja Ndi,
saat ini aku sudah menjadi milik yang lain Ndi,
jadi maaf ya” jawaban sheila yang begitu JLEEB di hati. “Sama yang lain siapa
Shel?” , “aku udah sama Riko ndi. Udah 2 bulan aku sama dia ndi”
Sheila langsung
pergi tanpa say good bye. Seketika
pikiranku buyar kemana-mana, jiwa seketika kosong, hati remuk, mulut pahit,
ingin menangis, ingin berteriak, kebelet boker.
Nah, itu lah sedikit rasanya di PHP-in orang.
Itu rasaku. Bagaimana rasamu ?
Nah, itu lah sedikit rasanya di PHP-in orang.
Itu rasaku. Bagaimana rasamu ?
(*) inget brooooh sebaik rencana manusia
lebih baik rencana Tuhan J
@yusufsandi



1 komentar:
kasian baget ceritanya san, ceritanya PHP banget :D
Posting Komentar